Pelaksanaan KBM Daring SMK Satria Magelang

SMK Satria Magelang | Saturday, 09 May 2020

Hingga saat ini, Pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman yang harus dicegah dan dihindari. akibat wabah tersebut, aktivitas sehari-hari pun terkendala dan harus dikerjakan dari rumah. Kondisi saat ini disebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), sehingga sementara waktu kegiatan Belajar di Rumah diwajibkan untuk siswa dengan metode pembelajaran online / dalam jaringan (Daring).

Menyikapi hal itu, metode pembelajaran daring juga dilakukan oleh SMK Satria Magelang Jawa Tengah. Bagi siswa kelas X dan XI pembelajaran yang berbeda dari biasanya itu dimulai tanggal 31 Maret 2020 karena sebelumnya dilaksanakan Ujian sekolan online bagi siswa kelas XII dan siswa kelas XI masih melaksanakan praktek kerja lapangan. Kegiatan Belajar Mengajar Dalam jaringan (KBM Daring) diawali pihak Kurikulum SMK menginstruksikan kepada semua guru untuk membuat rencana tugas pembelajaran online dan juga membuat surat edaran yang ditujukan kepada Wali murid dan siswa dengan batas waktu yang belum dapat dipastikan.

KBM Daring yang diberikan disesuaikan dengan KI/KD dan silabus serta RPP yang sudah dibuat. Materi pembelajaran beserta tugas dibuat guru melalui modul pembelajaran atau dengan video tutorial pembelajaran yang tentunya harus dilampirkan tugas/lembar kerja yang tidak memberatkan siswa. Dalam materi yang disampaikan juga memasukkan pemahaman kepada siswa mengenai COVID-19 dan instruksi untuk tetap dirumah dan selalu menjaga kebersihan.

Dalam melaksanakan tugas, diharapkan orang tua membantu proses belajar anak-anak di rumah, dengan menyajikan modul maupun video yang sudah diberikan guru tersebut.

Kepala SMK Satria Magelang, Zaenal Abidin, S.T. mengungkapkan beberapa kendala dalam KBM Daring. Seperti kegiatan yang mendadak dan yang terbatas diberikan kepada anak didik, tidak seleluasa seperti untuk pembelajaran tatap muka di kelas. Juga keterbatasan sarana atau alat peraga pembelajaran di rumah yang tidak selengkap di sekolah. ditambah kurangnya pemahaman mengenai media pembelajaran yang harus diterapkansebagai media yang tepat bagi semua siswa.


"Selain itu, tidak semua siswa memiliki alat pendukung seperti HP, tidak memiliki paket data internet merupakan kekurangan yang tidak dapat dihindari, oleh sebab itu pihak sekolah memberikan subsidi paket data bagi siswa yang sudah mengumpulkan tugas, hal ini dirasa dapat memberikan semangat kepada siswa untuk belajar. Bagi siswa yang tidak memiliki HP juga dapat mengumpulkan tugas secara manual dengan datang ke Sekolah" ungkap Zaenal.

KBM Daring yang dilakukan memiliki beberapa manfaat. Seperti orangtua menjadi lebih dekat dengan anaknya sehingga tahu kemampuan anaknya dalam memahami pembelajaran yang diterimanya. Orang tua juga menyadari bahwa tugas guru di sekolah tidak mudah. Selain dibutuhkan keterampilan mengajar juga kesabaran ekstra menghadapi anak-anak.

Manfaat lainnya, guru menjadi semakin kreatif menciptakan pembelajaran online dan senantiasa untuk menupgrade kapasitas individual guru.

Pencapaian hasil pembelajaran tidak jauh berbeda dengan pembelajaran tatap muka. jika diprosentasikan yang mengikuti KBM Daring dan mengumpulkan tugas ini lebih dari 75 %. Pencapaian ini tentunya masih dapat ditingkatan lagi.
Logo SMK